Sabtu, 13 September 2014

I Never Forget You



Dalam beberapa jenak hidup kita, akan ada orang-orang yang singgah di dalamnya. Menghabiskan waktu bersama, berbagi cita-cita, lalu tiba-tiba mereka pergi begitu saja. Hilang. Mendadak kita tidak lagi tahu jejak mereka. Mendadak mereka tidak mau lagi bersama kita. Mendadak kita didera rindu, pada hal-hal yang dulu pernah begitu mengesankan.

Kenapa kamu tidak lagi mau bersamaku..?

Beberapa teman pernah begitu lekat rasanya di hati. Saya menghabiskan tahun-tahun penuh idealisme yang membara bersama mereka. Kita muda, beda dan berbahaya. Awal-awal kuliah di Malang kita dekat, panas lagi membakar. Kita bicara soal kekolotan yang ingin kita ubah. Kita susun rencana, kita bikin “makar”, kita merasa kuat. Lalu mendadak, seperti datangnya yang menyengat, semua kebersamaan itu hilang. Tidak pelan-pelan. Tapi benar-benar hilang.

Kenapa kamu pergi begitu saja..?

Saya melanjutkan tahun-tahun terakhir kuliah tanpa mereka. Entah kenapa rasanya sedih sekali. Sampai hari ini. Mereka berubah. Ataukah saya yang melemah? Tapi saya tahu persis I’m on the track. Jadi kalau saya on the track, dimanakah mereka? Kita berpisah di persimpangan jalan. Saya meneruskan langkah itu, mereka mengambil jalan baru. Tapi saya selalu rindu. Tidak pernah tidak.

Jangan khawatir, cita-citaku masih seperti cita-cita kita dulu. Kalau nanti kamu mau kembali, kamu tahu dimana bisa menemukan aku.

*untuk sahabat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar